Kamis, 21 Maret 2013

Temu Penegak Garuda Jawa Timur

Surabaya (17/3/2013), Dewan Kerja Daerah Jawa Timur mengadakan Temu Penegak Garuda Jawa Timur yang bertempat di gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur. Dalam Kegiatan ini sebanyak 23 Orang Pramuka Penegak Garuda Jawa Timur berkumpul untuk mengikuti kegiatan ini. 
Menurut Ketua Sangga Kerja Kak Masul Hadi " Temu Panegak Garuda Jawa Timur tahun 2013 ini merupakan tindak lanjut dari salah satu amanat Muspannitera tahun 2010 yakni peningkatan Jumlah Penegak Pramuka Jawa Timur". 

Kegiatan Temu Penegak ini bertujuan sebagai langkah awal dalam pendataan jumlah Pramuka Penegak Garuda Jawa Timur sehingga dapat dipetakan dan dirancang mekanisme untuk meningkatkan jumlah kuantitas dan kualitas Pramuka Penegak Garuda di Jawa Timur.  
Selain itu, Kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi Peserta yang hadir untuk lebih meningkatkan prestasinya serta dapat memotivasi Pramuka Penegak lain yang ada di Kwartir Cabang dan Gugusdepan untuk dapat mencapai Tingkatan Pramuka Garuda.  (ply)

Seleksi Peserta ISPC Kontingen Daerah Jawa Timur

Minggu (3/3) Sebanyak 47 orang Pramuka Penegak dan Pandega yang berasal dari Kwarcab Lamongan, Blitar, Tuban, Lumajang mengikuti seleksi Peserta International Scout Peace Camp (ISPC) 2013 bertempat di gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur. ke-47 orang tersebut merupakan peserta yang lolos seleksi administrasi dan kemudian mengikuti wawancara tentang Motovasi, pengalaman, serta kemampuan berbahasa Inggris.
Menurut ketua DKD Jawa Timur selaku ketua tim seleksi " antusias Pramuka Penegak dan Pandega Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan ini cukup tinggi, dapat dlihat sebanyak 47 orang mendaftarkan diri sebagai calon peserta kegiatan ISPC 2013".

Pada tahap ini akan diambil 4 orang Putra dan 4 orang Putri untuk menjadi kontingen Daerah Jawa Timur pada Kegiatan ISPC yang diselenggarakan di Buperta Cibubur 25-31 maret 2013. 
sebagaimana diketahui International Scout Pace Camp (ISPC) mengangkat tema “Scouting Builds Peace” dan sub tema Understand Peace Through Socio-Cultural Diversity diikuti sebanyak 500 orang anggota kepramukaan dunia usia 16-25 tahun dari 6 wilayah, yaitu Asia Pacific, Africa, Arab, Eropa, Eurasia, dan Inter-America.(ply)

Rabu, 13 Maret 2013

Pramuka Kota Tangerang mengikuti Gerakan Tangerang Bersih

97023_Tangerang.jpg


Tangerang [03/02/2013] Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menggelar Gerakan Tangerang Bersih pada 28 Februari 2013 yang juga bertepatan dengan HUT Kota Tangerang ke-20. Gerakan Tangerang bersih ini berlokasi di Jalan Benteng Jaya, Kota Tangerang.
Gerakan Tangerang Bersih ini akan dimotori oleh Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang. Menurut Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang, Afandi Permana, bahwa Gerakan Tangerang Bersih ini untuk menciptakan budaya bersih bagi masyarakat Kota Tangerang.
Kwartir Cabang Pramuka Kota Tangerang pun telah ambil andil dalam acara tersebut. Terlihat para peserta Kegiatan Gerakan Tangerang Bersih telah diberikan sebuah games berupa “Wide Game” yang terdiri dari 4 Pos. setiap menuju Pos selanjutnya,  Peserta harus mengumpulkan beberapa sampah plastik yang ada di dekat mereka.
[Sumber Berita: SYA]

Menegaskan Pentingnya Menanamkan Nilai-Nilai Kepramukaan

720849_hasduk perpola 1.jpg


Siaran Pers
Kwarnas Gerakan Pramuka
Film “Hasduk Berpola”
Menegaskan Pentingnya Menanamkan Nilai-Nilai Kepramukaan
Jakarta (13/3) Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar,  MPH selaku Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, menyambut gembira penayangan Film “Hasduk Berpola”  Pada (13/2) bertempat di Gedung Kwarnas Gerakan Pramuka, Kwarnas Gerakan Pramuka menandatangani kerjasama dengan PT Stromotion untuk mendukung promosi film ini di kalangan anggota Gerakan Pramuka.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka juga dijadwalkan menonton film besutan sutradara muda berbakat kelahiran Bali, Harris Nizam. Pada beberapa kesempatan lalu, Presiden Yudhoyono sempat mengatakan bahwa film merupakan cara yang paling baik memperkenalkan pramuka dan untuk mengajak bergabung di pramuka.
Pesan moral yang terdapat dalam film “Hasduk Berpola” antara lain: mengangkat rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia, menghargai perjuangan dan jasa pahlawan kita terdahulu, meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa Indonesia, serta memperkuat pendidikan karakter kaum muda melalui Gerakan Pramuka, sejalan dengan Dasa Darma Pramuka.
Mengingat pentingnya menanamkan nilai-nilai kepramukaan, maka Kwarnas Gerakan Pramuka bekerjasama dengan Persatuan Bioskop Keliling Indonesia (PERBIKI) akan menggelar nonton bareng hingga ke tingkat Kabupaten/Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia yang tidak terdapat jaringan Bioskop XXI.
Jika pada Film “Surat Kecil Untuk Tuhan” yang dinobatkan sebagai Film Terlaris Tahun 2011, Harris ingin menyampaikan pesan moral dengan membuka mata remaja Indonesia agar tidak cengeng melalui perjuangan tokoh Keke melawan kanker. Pada Film “Hasduk Berpola” Harris ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia kembali menghargai Pahlawan dan selalu bangga dengan Indonesia.
Setelah yang diupayakan menjadi inspirasi bagi remaja, pada (16/2) Harris Nizam disahkan sebagai Ambassador Messengers of Peace Indonesia oleh John Geogeghan, Direktur World Scout Foundation (WSF)di Gedung Kwarnas Gerakan Pramuka, Jakarta. Didaulat sebagai Duta Perdamaian, Harris mengaku diberi kepercayaan yang membuatnya terus berjuang lebih baik lagi, bukan untuk berbangga-bangga tetapi justeru menjadi sebuah pecutan.
Pada 25-30 Maret 2013 di Cibubur, Jakarta WSF bersama Gerakan Pramuka menggelar perkemahan bertajuk International Scout Peace Camp yang dihadiri Penegak/Pandega (16-25) dari 6 wilayah regional kepramukaan di dunia.
Melalui film keduanya ini, Harris juga ingin menggugah masyarakat dalam memaknai kegiatan kepramukaan, “Aku berharap semoga film ini bisa membuka mata semua orang tentang pentingnya memaknai pramuka, bukan sekadar pada apa yang digunakan tapi melihat lebih kepada semangat dan jiwanya,” dengan kata lain film “Hasduk Berpola” ini semakin menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepramukaan pada  generasi muda Indonesia.
[Humas Kwarnas/Dd]
Foto; Dok. Humas Kwarnas/Siswanto

Minggu, 03 Maret 2013

Teknologi Ramah Lingkungan Untuk Masa Depan Bumi


 
Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa teknologi hanya sebagai perusak lingkungan. Namun, anggapan tersebut agaknya ditentang oleh banyak ilmuwan yang mengembangkan teknologi ramah lingkungan. PBB memperkirakan kebutuhan energi dunia akan melonjak sebesar 60 persen di tahun 2030. Bukan tidak mungkin sebanyak 2,9 miliar manusia akan kekurangan pasokan air tanah yang bersih.
 
Eksploitasi manusia secara besar-besaran terhadap sumber daya alam bumi sangat bisa menghabiskan pasokan alami. Bukan tidak mungkin suatu hari sumber daya alami bumi akan benar-benar habis jika tidak bijak dalam penggunaaannya di masa sekarang. Berikut daftar teknologi ramah lingkungan yang bisa menyelamatkan masa depan bumi. Our mother earth’s fate is in our hands.
 
1.Desalinasi
PBB mencatat, suplai air bersih akan sangat terbatas bagi miliaran manusia pada pertengahan abad ini. Ada teknologi bernama desalinasi, yakni menghilangkan kadar garam dan mineral dari air laut sehingga layak diminum. Ini merupakan solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah krisis air.
 
Masalahnya, teknologi ini masih terlalu mahal dan membutuhkan energi cukup besar. Kini para ilmuwan tengah mencari jalan agar desalinasi dapat berlangsung dengan energi lebih sedikit. Salah satu caranya adalah dengan melakukan evaporasi pada air sebelum masuk ke membran dengan pori-pori mikroskopis
 
2.Thermo-Depolymerization
Ada proses bernama thermo-depolymerization, suatu proses yang sama dengan bagaimana alam memproduksi minyak. Misalnya limbah berbasis karbon jika dipanaskan dan diberi tekanan tepat, mampu menghasilkan bahan minyak.
 
Secara alamiah proses ini menbutuhkan waktu jutaan tahun. Dari eksperiman yang sudah-sudah, kotoran ayam kalkun mampu memproduksi sekitar 600 pon petroleum.
 
3.Produksi Bahan Bakar Hidrogen
Bahan bakar hidrogen dianggap sebagai bahan bakar alternatif bebas polusi. Energi dihasilkan dari perpaduan antara hidrogen dan oksigen. Problemnya adalah bagaimana hidrogen itu dihasilkan.
 
Molekul seperti air dan alkohol harus diproses dulu untuk mengekstraksi hidrogen sehingga menjadi sel bahan bakar. Proses ini juga membutuhkan energi besar. Namun setidaknya ilmuwan sudah mencoba membuat laptop serta peranti lain dengan tenaga fuel cell.
 
4.Tenaga Surya
Energi surya yang sampai di bumi terbentuk dari photon, dapat dikonversikan menjadi listrik atau panas. Beberapa perusahaan dan perumahan sudah berhasil menggunakan aplikasi ini. Mereka memakai sel surya dan termal surya lain sebagai media pengumpul energi.
 
5.Konversi Panas Air Laut
Media pengumpul tenaga surya terbesar di bumi ini adalah air laut. Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyebut, laut mampu menyerap panas surya setara dengan energi yang dihasilkan 250 miliar barel minyal per hari.
 
Ada teknologi bernama OTEC yang mampu mengkonversikan energi termal laut menjadi listrik. Perbedaan suhu antar permukaan laut mampu menjalankan turbin dan menggerakan generator. Masalahnya, teknologi ini masih kurang efisien.
 
6.Energi Gelombang Air Laut
Laut melingkupi 70 persen permukaan bumi. Gelombangnya menyimpan energi besar yang dapat menggerakkan turbin-turbin sehingga mengasilkan listrik. Problemnya agak sulit memperkirakan kapan gelombang laut cukup besar sehingga memproduksi energi yang cukup.
 
Solusinya adalah dengan menyimpan sebagian energi ketika gelombang cukup besar. Sungai Timur kota New York saat ini sedang menjadi proyek percobaan dengan enam turbin bertenaga gelombanng air. Sedangkan Portugis justru sudah lebih dulu mempraktekkan teknologi ini dan sukses menerangi lebih dari 1500 rumah.
 
7.Roof Plantation
Konsep ini diilhami dari Taman Gantung Babilonia yang masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia. Istana Babilonia terdiri atas atap yang ditanami aneka flora, juga balkon dan terasnya.
 
Taman atap ini mampu menyerap panas dan mengurangi karbon dioksida. Bayangkan jika burung-burung dan kupu-kupu beterbangan di sekitar rumah hijau kita.
 
8.Bioremediasi
Ada proses bernama bioremediasi, yakni memanfaatkan mikroba dan tanaman untuk membersihkan kontaminasi. Salah satunya adalah membersihkan kandungan nitrat dalam air dengan bantuan mikroba.
 
Atau memakai tanaman untuk menetralisir arsenik dari tanah. Beberapa tumbuhan asli ternyata punya faedah untuk membersihkan bumi kita dari aneka polusi.

10 Perbedaan Kutub Utara Dan Kutub Selatan


Kutub Utara dan Kutub Selatan bisa dibilang dua tempat yang istimewa karena digambarkan di peta-peta sebagai bagian bumi paling atas dan bawah, padahal kenyataannya Kutub Utara dan Kutub Selatan tidak tepat berada di atas dan bawah bumi. Namun tempat ini tetap menarik karena digambarkan sebagai daerah dingin tak berpenghuni yang seluruh daratannya ditutupi es, tapi benarkah itu? Sekarang mari lihat beberapa perbedaan antara Kutub Utara dengan Kutub Selatan. 
 
1.Ladang Magnet dan Kandungan Mineral
Kutub Selatan jelas memiliki kandungan mineral seperti perak, emas, platinum, dan besi di dalam lapisan tanahnya beda dengan kutub Utara yang hanya berisi es. Ketika berbicara tentang magnet, hal tersebut merujuk pada wilayah geografis dengan nama yang sama, meskipun medan magnet bumi sebenarnya di selatan. Untuk alasan ini, kompas tidak menunjukkan utara magnet, tetapi utara geografis planet ini. Namun, telah ditetapkan oleh konvensi bahwa utara magnet dekat utara geografis dan selatan magnet dekat selatan geografis.
 
Kutub magnet planet tidak bertepatan dengan kutub geografis karena medan magnet Bumi berubah. Berbeda dengan kutub geografis, magnetik dapat berpindah, dan ini dapat dianggap sebagai fitur umum dari dua kutub. Perbedaannya adalah bahwa kutub utara magnet (selatan dari medan magnet) tidak lagi terletak tepat di wilayah Arktik tetapi bergerak menuju Timur dengan kecepatan 55-60 km setiap tahun. Kutub selatan magnet (utara dari medan magnet) masih tumpang tindih Antartika, tetapi juga bergerak ke arah barat dengan kecepatan 10-15 km per tahun.
 
2.Polar Vortex
Polar Vortex atau pusaran kutub merupakan badai besar yang terjadi di dekat kutub geografis bumi. Pusaran kutub terjadi di bagian tengah dan atas troposfer dan stratosfer. Polar Vortex yang terjadi di kutub selatan jauh lebih kuat dan lama jika dibandingkan dengan di kutub utara.
 
3.Daratan vs Lautan
Kutub Utara pada dasarnya adalah lautan beku, beda dengan Kutub Selatan yang sebenarnya adalah daratan yang tertutupi es. Ironisnya banyak negara di dunia yang berebut wilayah sebongkah es (Kutub Utara) seperti Kanada, Greenland (bagian dari Denmark), Rusia, Islandia, Norwegia, Swedia, Finlandia dan Amerika Serikat daripada Antartika yang sebenarnya adalah sebuah daratan.
 
4.Es, Es, dan Es
Sembilan puluh persen es di dunia ada di Kutub Selatan, dan 3/4 persediaan air bersih ada di Kutub Selatan. Begitu besarnya es di sana sampai-sampai pangeran Mohammed-al-Faisal dari Saudi Arabia berencana memotong 100 juta ton gunung es dari Kutub Selatan dan membawanya ke semenanjung Arab untuk dicairkan dan dialirkan ke daerah-daerah kekeringan. Sebaliknya ada lebih sedikit es di Kutub Utara.
 
5.Penduduk
Adakah penduduk di Kutub Utara dan Selatan? Kutub Selatan bisa dibilang daerah tanpa tuan,  wilayah ini diatur oleh Perjanjian Antartika, yang menetapkan bahwa wilayah itu sendiri, dan sumber dayanya, harus digunakan semata-mata untuk tujuan damai dan ilmiah. Kebalikannya di Kutub Utara ada 4 juta penduduk yang hidup di kota besar dan kecil.
 
6.Pengeboran Minyak Mentah
Menurut US Geological Survey, setengah cadangan minyak dunia ada di Kutub Utara, jumlahnya sekitar 10 billion ton minyak mentah, pantas saja negara-negara besar seperti Rusia dan Amerika berebut mengeksplorasi tempat ini. Bagaimana dengan Antartika? Walau Kutub Selatan juga memiliki deposito minyak mentah namun berkat perjanjian yang melarang segala macam eksploitasi di tempat ini membuat kawasan ini masih bersih dari keserakahan korporasi dunia.
 
7.Pinguin dan Beruang Kutub
Tahukah Anda kalau beruang kutub dan pinguin tidak hidup di tempat yang sama? Beruang Kutub adalah satwa endemik di Kutub Utara sedangkan pinguin hidup di Kutub Selatan.
 
8.Dingin dan Lebih Dingin
Kutub Selatan lebih dingin dari Kutub Utara di mana suhu di Kutub Selatan bisa mencapai minus 49 derajat Celcius, sedangkan suhu terdingin di Kutub Utara berkisar minus 34 derajat Celcius. Rekor suhu terdingin di dunia adalah -89,6 derajat Celcius di Vostok Base, Kutub Selatan. Suhu Kutub Utara sangat rentan untuk lebih hangat karena dampak perubahan iklim.
 
9.Lubang Lapisan Ozone
Lapisan Ozone di Kutub Selatan sudah berlubang namun lapisan ozone Kutub Utara masih terjaga walaupun lapisan tersebut makin menipis dari tahun ke tahun. Hal ini ternyata disebabkan oleh suhu di Kutub Utara yang lebih hangat mencegah awan kutub stratospherik (yang dapat merusak ozon) tidak terbentuk.
 
10.Siklus Es
Kutub Utara memiliki siklus es, artinya setiap beberapa bulan es akan mencair dan kemudian membeku kembali. Beda dengan Kutub Selatan yang tidak memiliki siklus tersebut, kalaupun es mencair di Kutub Selatan mungkin sebabnya adalah global warming.
 

Sabtu, 02 Maret 2013

Pramuka Junjung Nilai Luhur Bangsa



274447_pelantara II tahun 2013 1.jpg

Surabaya (25/2). Menteri Pertahanan RI, Poernomo Yusgiantoro yang diwakili Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan), DR. Ir. Pos Hutabarat memberikan pembekalan dihadapan Peserta Pelantara II di Komando Pengembangan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) Surabaya, 25 Februari 2013 dengan mengangkat tema “Membangun Karakter Dalam Rangka Memperluas Pertahan NKRI“
Dalam sambutannya bahwa “diharapkan Pramuka sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai negara, mampu membangun dan mewujudkan generasi muda yang memiliki kepribadian beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa serta turut mewujudkan gerakan nasional bela negara”.
Peserta Pelantara II singgah dalam pelayarannya kembali dari Lombok Timur ke Jakarta di Pelabuhan Armatim Surabaya. Setelah acara pembekalan selesai Kapinsaka Bahari Nasional, Kak Kingkin Suroso berkenan memberikan cinderamata dan plakat kepada Dirjen Pothan, Wagub AAL dan utusan Kwarda Jawa Timur kemudian beramah tamah makan siang bersama Taruna AAL.
[Teks & Foto: Humas Kwarnas/Siswanto]