Kamis, 21 Maret 2013

Yuk Ikut Lombanya "Hasduk Berpola"

349166_TKKP5 2(1).jpg


Salam Pramuka!
Bagi Pramuka Penggalang yang ada di seputaran Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) dan sudah nonton dan akan menonton Film "Hasduk Berpola" ikutan sayembara yang satu ini yuk....?!

Uji Coba Penjelajahan Ke Situs Batu Bedil Pandeglang

395012_foto kampung domba 2.JPG


Banten (16/3). Panitia International Scout Peace Camp (ISPC) 2013, Kwartir Nasional dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten melakukan survey kegiatan Adventure ke gunung karang yang di puncaknya ada situs bersejarah Batu Bedil.
Gunung ini terletak di Desa Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang –Banten. Medan yang nantinya bakal digunakan untuk kegiatan Peserta ISPC ini kurang lebih berjarak 4 kilometer dengan ketinggian sampai dipuncaknya 800 meter diatas permukaan air laut, waktu tempuh naik 1 jam 30 menit.
Jalanan setapak berliku dan menanjak, kanan dan kiri jalan tertanami pohon produktif dan perdu, ada juga tanaman sayuran. Ini sangat menantang dan uji fisik bagi peserta ISPC.
[Teks dan Foto: Humas Kwarnas/ Siswanto]

Simulasi ISPC 2013 di Kampung Domba

369516_foto kampung domba.jpg


Banten (16/3). Tim Panitia Kegiatan International Scout Peace Camp (ISPC) 2013 dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dipimpin Kak Irwan sedang berkoordinasi (Ujicoba Panitia) dengan Panitia Daerah di Sub-Camp “Kampung Domba”, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang-Banten.
Hadir Sekretaris Daerah (Sekda), Camat, Lurah beserta Jajarannya, Pengurus Pramuka Dewan Kerja Daerah dan Cabang (DKD/DKC) setempat. Kemudian dilanjutkan melihat tempat-tempat yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan.
[Teks dan Foto: Humas Kwarnas/ Siswanto]

Kwarnas Gerakan Pramuka Dukung Promosi Film Hasduk Berpola

680656_Ketua Kwarnas.jpg


Jakarta -  Kwarnas Gerakan Pramuka menandatangani kerjasama dengan PT. Stromotion untuk mendukung promosi film “Hasduk Berpola” di kalangan anggota Gerakan Pramuka. Nota kesepakatan ini masing-masing ditandatangi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH dan sutradara film Hasduk Berpola, Harris Nizam.
Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH selaku Ketua Kwarna Gerakan Pramuka, mengatakan pihaknya mendukung penuh promosi film ini untuk kalangan anggota Gerakan Pramuka. Terlebih pada beberapa kesempatan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengatakan bahwa film merupakan cara yang paling baik memperkenalkan Pramuka dan untuk mengajak bergabung di Pramuka.
“Banyak pesan moral yang terkandung dalam film Hasduk Berpola ini,” ujar Azrul Azwar kepada LICOM disela-sela press conference film Hasduk Berpola di Only One Club, FX Mall, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2013).
Pesan moral yang terdapat di film besutan Harris Nizam ini, kata Azrul, antara lain mengangkat rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia, menghargai perjuangan dan jasa pahlawan kita terdahulu, meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa Indonesia, serta memperkuat pendidikan karakter kaum muda melalui Gerakan Pramuka yang sejalan dengan Dasa Darma Pramuka.
“Kami bekerja sama dengan Persatuan Bioskop Keliling Indonesia (Perbiki) akan menggelar nonton bareng hingga ke tingkat Kabupaten atau Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia,” katanya. [Sumber Berita : http://www.lensaindonesia.com]

Tahun Depan, di Jawa timur Siswa Kelas II SMP Wajib Ikut Pramuka

376888_Tahun Depan, Di Jatim Siswa Kelas II SMP Wajib Ikut Pramuka.jpg


Surabaya - Pemprov Jatim akan mewajibkan para siswa di sekolah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler  Kepramukaan. Kebijakan tersebut dikeluarkan menyusul kepanduan yang sangat bermanfaat bagi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Ketua Pramuka Jatim Saifullah Yusuf saat ditemui di mengatakan bahwa Pramuka adalah mereka yang duduk di kelas II, baik kelas untuk jenjang SMP, MTs, SMA, rakerda pramuka Jatim, Rabu (13/3/2013)MA, dan SMK.
“Kelas II dipilih karena waktunya lebih longgar. Kita berharap pada tahun ajaran baru nanti, kebijakan tersebut sudah mulai diberlakukan. Waktunya, misalnya hari Sabtu dan Minggu,” ujarnya

Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini mengungkapkan bahwa Kwarda Gerakan Pramuka Jatim dan Dinas Pendidikan Jatim, telah menggodok modul dan materi Kepramukaan yang singkat dan mudah dipahami oleh para siswa.

Setelah modul jadi, Pemprov juga akan mengirimkan surat kepada Bupati/Wali Kota agar membuat kegiatan yang pro Pramuka. Ditempat yang sama, Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim AR Purmadi menambahkan, anggota Pramuka adalah mereka yang berada berusia antara 7-25 tahun.
Sehingga rencana Pemprov mewajibkan siswa kelas II mulai SMP sampai SMA mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka adalah langkah maju yang harus didukung. “Dengan begitu, Pramuka tidak lagi dianggap kuno,” tandasnya. [Sumber Berita : http://mobile.seruu.com]

Persiapan "World Scout Coference & Int. Scout Peace Camp", di Indonesia

Kegiatan International Scout Peace Camp 2013 akan berlangsung pada 25-31 Maret 2013, agar dapat bekerja secara maksimal, seluruh panitia melakukan koordinasi pada Rapat Pleno ISPC di Gedung Auditorium Kwarnas Gerakan Pramuka.

Rapat Pleno tersebut berlangsung pada Selasa, (5/2) dan dihadiri Pimpinan Kwarnas, Kak Sri Hardani Hadikusumo, Kak Irid F Agoes, Kak Amoroso Katamsi, Kak Erris Heryanto, Kak Hatta Syafrudin tampak hadir bersama Kak Azrul Azwar.


Pada Rapat Pleno tersebut, Kak Susi Yuliati selaku Wakil Ketua Panitia Pelaksana memaparkan secara garis besar kegiatan yang rencananya diikuti oleh 500 Pramuka Penegak dari 6 Region Kepramukaan. Termasuk menyampaikan beberapa lokasi yang rencananya akan dijadikan lokasi sub camp, yakni daerah yang mewakili budaya Betawi, budaya Banten, dan budaya Sunda.

Asyiknya peserta akan diajak tinggal bersama masyarakat selama 3 (tiga) hari. Selama tinggal bersama penduduk setempat Peserta akan mempelajari budaya local seperti tarian, nyanyian, bela diri, masakan tradisional, dan sebagainya.

Peserta juga akan mengajak masyarakat untuk memahami bahasa dan budaya asal peserta. Terbayang ya kita bisa belajar Bahasa Ghana atau bahkan Praktik bicara Bahasa Arab. Perserta akan berbagi pengetahuan tentang teknologi, permainan dan bahasa kepada anak – anak di sub-camp termasuk karya bakti di setiap sub-camp. Serta tentunya Peserta akan membawa pesan perdamaian.

Upacara Pembukaan juga akan di desain menarik dengan full atraksi kebudayaan dan kepramukaan. Tentunya semua itu akan makin membanggakan mengingat Upacara Pembukaan ISPC 2013 akan disaksikan peserta World Scout Meeting pada 23-24 Maret 2013 di Cibubur.

Cibubur menjadi tempat pelaksanaan kegiatan rapat kepramukaan sedunia yang biasanya selalu dilakukan di Jenewa, Swiss kantor pusat World Organization of the Scout Movement (WOSM).

[Humas Kwarnas/Dd]
(sumber dari Group FB Kwartir Nasional)

Kemhan Berikan Pelatihan Bela Negara Kepada Pembina Pramuka

991288_Kemhan Berikan Pelatihan Bela Negara Kepada Pembina Pramuka .jpg


Jakarta-13 Maret 2013, Dalam rangka membangun watak dan karakter bangsa yang berwawasan bela negara, Kementerian Pertahanan melalui Direktorat Pembinaan Kesadaran Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Dit PKBN Ditjen Pothan) Kemhan menyelenggarakan Pelatihan Bela Negara bagi Pembina Pramuka di Wilayah DKI Jakarta.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari dimulai tanggal 13 sampai dengan 15 Maret 2013 dan diikuti 60 orang yang berasal dari perwakilan Kwarcab Gerakan Pramuka se-DKI Jakarta. Pelatihan dibuka oleh Dirjen Pothan Kemhan yang dalam kesempatan tersebut diwakili Direktur PKBN Ditjen Pothan Kemhan Laksma TNI Sudarsono, ST. M.Sc, Rabu (13/3) di Cibubur, Jakarta Timur.

Dirjen Pothan Kemhan Dr. Ir. Pos M Hutabarat dalam sambutannya tertulisnya mengatakan melalui pelatihan ini diharapkan akan menghasilkan kader bela negara yang handal. Karena menurutnya, para Pembina Pramuka memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam turut membentuk karakter dan jati diri generasi muda.

Melalui peran Pembina Pramuka inilah, diharapkan kesadaran bela negara dapat tertanam dan terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga seluruh anggota Gerakan Pramuka menjadi generasi bangsa yang berkarakter dan memiliki kepribadian kuat, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.

Lebih lanjut Dirjen Pothan Kemhan memperhatikan kapabilitas para Instruktur yang selama ini telah terbiasa menggunakan metode kepramukaan yang memegang prinsip dasar dan metode kepramukaan yang memadukan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik, melalui berbagai penyelenggaraan kegiatan dalam bentuk tampilan kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah dan praktis yang dilakukan di kelas maupun di alam terbuka.

“Saya yakin bahwa melalui metode ini, nilai-nilai Bela Negara akan dapat lebih mudah tertanam dalam hati sanubari para anggota pramuka, sehingga nilai-nilai Bela Negara akan senantiasa menjadi landasan sikap dan perilakunya dalam kehidupan-sehari-hari”, ungkapnya.
[Sumber Berita :  : DMC http://www.dephan.go.id]